Menteri ATR Apresiasi Ustad Abdul Somad Alihkan Sertifikat Tanah Menjadi Digital

 


Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, memberikan apresiasi kepada Ustaz Abdul Somad yang mulai mengubah sertifikat tanah miliknya dari bentuk analog menjadi sertifikat elektronik. Penghargaan tersebut disampaikan saat kegiatan silaturahmi dan ceramah keagamaan di Pondok Pesantren Az-Zahra, Kabupaten Kampar, Riau. Menurut Nusron, langkah tersebut menjadi contoh positif dalam mendukung transformasi digital layanan pertanahan di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa sertifikat elektronik memiliki tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan sertifikat konvensional berbentuk kertas. Dokumen pertanahan kini tersimpan secara digital melalui sistem Komputerisasi Kegiatan Pertanahan (KKP), sehingga lebih aman dari risiko kerusakan akibat bencana seperti banjir maupun gempa bumi. Selain itu, sistem digital juga mempermudah masyarakat dalam mengakses dan mengelola data kepemilikan tanah secara lebih praktis dan efisien.

Sertifikat elektronik yang digunakan tersebut mencakup lahan seluas 18.500 meter persegi di wilayah Rimbo Panjang, Kampar, dengan status Hak Guna Bangunan atas nama Yayasan Pendidikan Hajjah Rohana. Nusron menambahkan bahwa teknologi digital pada sertifikat elektronik telah dilengkapi data spasial yang terintegrasi, sehingga posisi dan batas tanah dapat diketahui dengan jelas dan transparan. Pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN pun terus mendorong masyarakat, termasuk pengelola pondok pesantren, untuk mulai beralih ke layanan pertanahan digital demi keamanan dan kemudahan di masa mendatang. (Humas ATR/BPN).

Posting Komentar

0 Komentar